Selasa, 31 Maret 2015

Artikel Bahasa Inggris "Cost of Living in the United States Increasingly Expensive"



Cost of Living in the United States Increasingly Expensive



(1) Cost of living in the United States rose a higher than forecast in July. (2) Conditions that would make the leaders of the Federal Reserve (The Fed) Ben S. Bernanke, increasingly difficult to convince his colleagues to act quickly to boost economic growth.

(3) Data released by the U.S. Commerce Department showed that U.S. consumer price index rose 0.5 percent from June. (4) That figure is two-fold higher than the median of economists surveyed by Bloomberg by 0.2 percent. (5) Meanwhile, the Philadelphia region's economic index data released by The Fed also dropped to minus 30.7 in August, the lowest since March 2009.

“Lots of negative data. (6) Increasing evidence that the economy is heading towards a recession will push Bernanke to take immediate action before the end of the year," said John Herrmann, Senior Fixed Income Strategist, State Street Global Markets LLC in Boston.

(7) However, continued Herrmann, rising cost of living data will limit the choice was. (8) "Inflation data does not give The Fed ammunition to re-spawn unconventional monetary policy easing," he said.

(9) In addition, a number of negative data center clung indeed the U.S. economy. (10) Call it the stock market plunged and gold prices hit a record high.
 
Tenses :

Past Future Tense : Conditions that would make the leaders of the Federal Reserve (The Fed) Ben S. Bernanke,

Past Tense : Data released by the U.S. Commerce Department showed that U.S. consumer price index rose


Present Perfect Continous : the economy is heading towards a recession will push Bernanke to take immediate action before the end of the year,


Present Future Tense : However, continued Herrmann, rising cost of living data will limit the choice was.

 

Senin, 30 Maret 2015

Biografi Tokoh Sosiologi "Gillin dan Gillin"



Alasan saya memilih Tokoh

Alasan saya memiih tokoh John Lewis Gillin dan John Phiillip Gillin karena mernurut saya tokoh ini berperan penting dalam sosiologi dan berguna bagi masyarakat. Gillin dan Gillin adalah salah satu keluarga sosiologi dimana John Lewis Gillin itu adalah profesor sosiologi dan dia memiliki anak yang bernama John Phillip Gillin  mereka berdua sama-sama mendapatkan gelar AB di masing-masing Universitasnya. Tokoh sosiologi ini pun bisa disebut keluarga sosiologi dan juga bisa menginspirasikan banyak orang.

Biografinya

Biografi John L. Gillin

John Lewis Gillin lahir 12 Oktober 1871 di Linn County, Iowa, anak Samuel Brallier Gillin dan Annie Louisa Straley.
Bertahun-tahun kemudian, Gillin ingat bahwa "Pada hari pembukaan sekolah kabupaten Big Head di Linn County, Iowa, pada awal musim gugur 1884, bel sekolah berbunyi dan dua puluh lima anak-anak, di antaranya saya adalah salah satu, duduk mereka kursi dengan mata mereka terpaku pada pria tinggi pada platform guru. "Pria jangkung "yang dimaksud adalah Edward A. Ross, yang berada di tahun kemudian menjadi rekan Gillin di Sosiologi.
Gillin menerima B.Litt. Gelar pada tahun 1894 dari Upper Iowa University, AB gelar dari Grinnel pada tahun 1895, sebuah A.M. dari Columbia tahun 1903, dan BD dari Union Theological Seminary pada tahun 1904 Dia menjadi pendeta dengan Gereja Brethern setelah selesai pelatihan di Union. Dia kemudian mendapatkan gelar Ph.D. dari Columbia tahun 1906.

Biografi John P. Gillin

Antropolog Amerika, John Phillip Gillin lahir di Waterloo, Iowa pada tanggal 1 Agustus, 1907 Putra John Lewis Gillin, profesor sosiologi, Gillin menerima gelar AB dalam sosiologi dari University of Wisconsin pada tahun 1927 dan MA dalam sosiologi, psikologi dan antropologi pada tahun 1930 Gillin ini pengenalan formal ke pekerjaan lapangan antropologi dimulai pada 1932-1933 dengan sebuah ekspedisi ke Guyana Inggris untuk mempelajari karib Indian Sungai Barama.
Pada tahun 1973, Gillin meninggal di rumahnya di Chapel Hill, North Carolina di mana ia memilih untuk pensiun. John Gillin dikenang karena studi lapangan tentang budaya Tengah dan Amerika Selatan, untuk membentuk kebijakan Amerika Latin, dan karena kepeloporannya dalam menafsirkan budaya dalam rangka penyelidikan ilmiah.


Pembahasan tentang Gillin dan Gilin

Menurut Gilli dan Gillin, ciri-ciri umum lembaga kemasyarakatan, yaitu :
  1. Merupakan organisasi pola-pola pemikiran dan pola-pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas kemasyarakatan.
  2. Suatu tingkat kekekalan yang merupakan ciri semua lembaga kemasyarakatan
  3. Mempunyai satu atau beberapa tujuan tertentu.            
  4. Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan
  5. Memiliki lambang yang berupa ciri khas dari lembaga yang bersangkutan.
  6. Mempunyai suatu tradisi tertulis atau tidak tertulis.

  • ·         Pemikiran Gillin dan Gillin
JL.Gillin dan JP.Gillin mengatakan “perubahan-perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, idiologi maupun karena adanya difusi ataupun penemuan-penemuan baru dalam masyarakat”.

John Lewis Gillin dan John Philip Gillin memberikan pengertian, bahwa proses sosial adalah cara berhubungan yang dapat dilihat apabila orang perorangan dan kelompok‑kelompok manusia saling bertemu dan menentukan sistem serta bentuk‑bentuk hubungan tersebut.



  • ·         Gillin dan Gillin juga berpendapat tentang Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Menurut Gillin dan Gillin tidak semua hubungan sosial dapat dikatakan interaksi sosial. Suatu hubungan sosial dikatakan interaksi sosial jika terdapat dua syarat yang terpenuhi. Syarat-syarat terjadinya interaksi sosial adalah adanya kontak sosial (social contact) dan komunikasi (communication).

  1.    Kontak Sosial (social contact) Kontak sosial lebih menunjuk pada suatu hubungan sosial yang bersifat langsung. Sebagai contohnya, sentuhan, percakapan, maupun tatap muka. Namun, seiring dengan perkembangan zaman serta majunya teknologi saat ini telah memungkinkan terjadinya kontak sosial yang bersifat tidak langsung. Di mana pihak-pihak yang bersangkutan menggunakan media perantara untuk melakukan kontak sosial seperti e-mail, SMS, telepon, dan lain-lain.
  2. Komunikasi (communication) Komunikasi terjadi setelah kontak sosial berlangsung. Pada umumnya komunikasi mengacu pada proses penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain yang dilakukan secara langsung maupun melalui alat bantu agar orang lain memberikan tanggapan atau respon tertentu.
  3.  
     Semoga bermanfaat :)

Kamis, 25 Desember 2014

Puisi Tanggung Jawab Sebagai Anak



Tanggung Jawab Sebagai Anak

Aku adalah seorang anak
Belajar adalah tanggung jawabku
Membantu orangtua adalah kewajibanku
Semua itu ku lakukan dengan penuh keikhlasan

Walau ku terkadang malas
Tapi ku selalu ingat kepada perintah orangtuaku
Yang mengajariku sejak kecil
 Agar untuk rajin dan jangan jadi orang pemalas

Aku kebanggaan orangtuaku
Tak lelah untuk menggapai cita-citaku
Rajin adalah pelopor hidupku
Kebahagiaan mereka adalah tujuanku 

Gadis Buta Penjual Bunga



Gadis Buta Penjual Bunga

Pada suatu hari hiduplah seorang gadis cantik nan jelita anak dari seorang penjual bunga di pinggir jalan. Gadis cantik itu bernama Pelita namun ia memiiki kekurangan yaitu ia buta karena kecelakaan. Ia tinggal bersama ibunya karena ayahnya telah meninggal dunia karena kecelakaan. Pelita bersekolah di Sekolah Luar Biasa Bangsa. Ia belajar membaca dan lainnya. Pelita adalah anak yang pintar dan suka menolong. Selepas ia selesai sekolah Pelita membantu Ibunya untuk berjualan bunga. Dengan Pelita rajin membantu ibunya berjualan bunga, ia hafal macam-macam bunga yang dijual ibunya dari harum dan bentuknya dengan keterbatasannya.
Suatu ketika Pelita sedang berjualan ada seorang perempuan separuh baya yang membeli setangkai bunga mawar putih. Dengan ceria Pelita melayani pembeli itu. Namun pembeli itu meminta untuk dikirimkan setangkai bunga mawar putih segar ke Rumah Sakit Harapan Bunda setiap harinya. Pelita pun dengan semangat menyetujui permintaan perempuan separuh baya tersebut.
Di pagi hari yang cerah Pelita bersiap-siap berangkat sekolah dan mengantar bunga mawar putih ke Rumah Sakit Harapan Bunda bersama ibunya. Terjadilah kecelakan di persimpangan jalan menuju Rumah Sakit Harapan Bunda, dengan perasaan terkejut ibu Pelita menghampiri orang yang mengalami kecelakaan tersebut. Dengan perasaan kaget ternyata orang tersebut adalah perempuan separuh baya yang memesan bunga mawar putih untuk diantarkan ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Dengan sigap ibu Pelita dan warga sekitar membawa perempuan separuh baya tersebut ke rumah sakit. Karena perempuan tersebut kehilangan banyak darah, maka perempuan itu membutuhkan darah yang sama dengannya. Pelita pun mengajukan diri sebagai pendonor darah untuk perempuan separuh baya tersebut. Namun ibu Pelita sempat melarang keputusan yang Pelita ambil. Dengan alasan pasti Ibu Pelita mengizinkan untuk Pelita mendonorkan darahnya. Selepas Pelita mendonorkan darahnya, ia dan ibunya kembali pulang ke toko bunganya.
Keesokkan harinya Pelita berpamitan untuk berangkat ke sekolah kepada ibunya, namun ada sebuah mobil tepat berhenti didepan toko bunga Pelita. Seseorang turun dari mobil tersebut dan menghampiri Pelita dan ibunya. Seseorang itu memberikan uang dalam jumlah yang sangat besar dan seseorang tersebut mengatakan bahwa itu adalah tanda terimakasih atas darah yang telah didonorkan Pelita untuk perempuan separuh baya. Pelita dan ibunya pun terdiam. Dengan cepat seseorang itu meninggalkan toko bunga Pelita. Pelita dan ibunya merasa tidak berhak untuk menerima uang yang jumlahnya sangat banyak. Bergegas Pelita dan ibunya pergi menuju Rumah Sakit Harapan Bunda tempat perempuan separuh baya itu di rawat. Sampailah Pelita dan ibunya didepan kamar perempuan itu, dan masuk melihat perempuan itu berbaring lemah ditempat tidurnya. Dengan alasan yang pasti Pelita dan ibunya menolak untuk menerima uang tersebut. Terucaplah kata terimakasih dari perempuan separuh baya untuk Pelita. Pelita pun mengatakan bahwa tidak semua tindakan bisa dibayar dengan uang, dengan keikhlasan yang tulus Allah akan menggantikannya kelak.